AL
KHIDMAH KAMPUS 20 TAHUN KE DEPAN
Awal
Mula Al Khidmah Kampus
Dida Nagara Anwar Sadat, Dewan Presidium Al Khidmah Kampus
Indonesia bersama 30 mahasiswa dari 7
Perguruan Tinggi di Semarang baik negeri maupun swasta menginisiasi
berdirinya“Al Khidmah Kampus”. Peristiwa bersejarah ini terjadi pada tanggal 29
Oktober 2010, sehari selepas Peringatan Sumpah Pemuda, di Café Teraccota Jalan Siliwangi
Semarang. Nama “Al Khidmah Kampus”
sejatinya diberikan sendiri oleh Hadratus Syaikh RA ketika Majlis Diesnatalis
IAIN Sunan Walisongo, namun saat itu, para mahasiswa dan anak muda Al Khidmah
masih sangat asing dengan penyebutan itu, sehingga jarang dipakai. Baru
kemudian ketika Rapat tanggal 29 Oktober 2010 itulah, para mahasiswa menyadari
bahwa nama “Al Khidmah Kampus” dipandang lebih tepat dibandingkan nama-nama
yang lain untuk wadah para mahasiswa Al Khidmah di Perguruan Tinggi. Secara
literal, istilah “Al Khidmah Kampus” dianggap lebih cocok dan lebih dekat di
hati mahasiswa. Selain itu, penggunaan nama “Al Khidmah Kampus” dianggap lebih
kompatibel dengan kondisi dan karakteristik para mahasiswa dan akademisi
kampus, yang secara de facto, sangat berbeda dengan kondisi dan karakteristik
masyarakat di luar kampus. Oleh karena adanya perbedaan kondisi dan karakter
itulah, maka strategi pendekatannya pun mesti dilakukan dengan cara-cara
Selepas Deklarasi Semarang 2010, segera bermunculan Al Khidmah Kampus di
berbagai Perguruan Tinggi terutama di kota-kota besar seperti di Jakarta,
Surabaya, Yogyakarta, Bogor, Malang, Batam, dan kota-kota lain. Untuk
mengetahui sejauh mana minat mahasiswa terhadap kehadiran Al Khidmah Kampus,
pada tanggal 9-11 Maret 2012, Pengurus Pusat Al Khidmah menggelar “Jambore
Nasional Al Khidmah Kampus” di Yogyakarta. Lebih dari 600 mahasiswa dari 79
Perguruan Tinggi se-Indonesia
turut hadir meramaikan perhelatan Jambore Data terbaru 2013, Al Khidmah Kampus saat
ini sudah tersebar di 90 Perguruan Tinggi di Indonesia dan Luar Negeri. Untuk
memperingati peristiwa bersejarah tersebut, maka diiringi semangat Sumpah
Pemuda dan mimpi mewujudkan cita-cita Oase Dunia, pada tanggal 29 Oktober
ditetapkan sebagai Hari Lahir Al
Khidmah Kampus. Sebab, pada tanggal itulah dalam sejarah Al Khidmah, lahir
suatu gerakan kolektif yang secara orisinal diinisasi oleh generasi mahasiswa
dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia dalam rangka mengupayakan gerakan
internalisasi nilai-nilai Al Khidmah di Perguruan Tinggi, yang tidak lagi
secara instruktif (top-down), akan tetapi secara dialektik (button-up)
Merajut Mimpi 20 tahun kedepan
Kita Sebagai mahasiswa harus bisa dan jenius cara mengendus peluang sekecil
apapun dengan Strategi yg kita milikidan ini terjadi pada diri saya sendiri saat
ketika iseng iseng mengikuti seleksi Indeonesian Fellowship Youth Camp Di Bumi
Perkemahan Cibubur Jakarta Timur ketika saya mengikuti seleksi saya sama sekali
tidak belajar apapun kecuali cuma baca novel islami dan ngontel jarak jauh yang saya mualau dari
saya lulus Aliyah bahkan di jogja pulang ke blitar jatim masih sempat ngontel
karean hanya satu nekat dan penuh strategi bagaimanapun caranya pasti bisa kalau
ada kemauan kuat dan tanpa di sangka
setelah selesai seleksi selang 1 bulan di umumkan saya lolos berhak ke cibubur
mewakili delegasi al khidmah kampus DIY
, saat acara mereka semua kaget dan asing dengan nama “ Al Khidmah Kampus “
akhirnya mau g mau saya harus menjelaskan secara rinci dari awal berdirinya al khidmah kampus sampai
jambare 2012 dan, apa yang terjadi ? mereka semua terpana
dengan apa yang telah saya jelaskan dan tahun depan insyaallah ke UNSRI
Palembang untuk mendirikan al khidmah kampus di sana ,selain itu kita harus
bisa merangkul atau berjalan bersama sama elemen kampus Seperti BEM ,Rektorat ,UKM, Dll
dalam mendirikan Al Khidmah Kampus di kampus yang belum ada al khidmah nya
dengan cara seperti itu saya yakin al
khidmah kampus cepat berkembang dengan pesat ,setelah itu kita harus punya misi
yang visioner seperti kuliah atau
mengikuti debat di luar negeri dengan
cara mencari informasi beasiswa ,debat atau pun yang lain baik dari kampus atau luar kampus dengan cara seperi itu kita akan mudah
berinteraksi dengan semua orang dan jangan ragu dengan mimpi sekaligus dan kembangkan bakat yang kalian miliki dan semua
orang memiliki bakat masing masing dan kelemahan masing So tidak ada kata
minder di hadapan orang lain yakinlah pada dirimu sendiri pasti bisa dalam
apapun dan kapan pun berada di hadapan orang besar yang sudah mempunyai namanya di kencah
internasianal maupun nasional. mohon doanya
Juni mendatang saya mewakili Indonesia Dalam Acara Melacca International
Youth Dialogue Di Melaka,Malaysia selepas Haul Akbar Pondok Pesantren Assalfi
Al Fitrah Surabaya , Bersama Seluruh Pemuda di seluruh dunia saya ke Malaysia sama seklai tidak minder
dengan siapapun karena saya yakin dengan bakat dan ilmu yang saya miliki
meskipun hanya sedikit tapi barokah serta manfaaat bagi siapapun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar